Jumat, 22 November 2019 | 09.08 WIB
KiniNEWS>Otomotif>Motor>Kendaraan listrik segera dipasarkan di Indonesia

Kendaraan listrik segera dipasarkan di Indonesia

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:43 WIB

IMG-158

Menteri ESDM Ignasius Jonan menjajal kebolehan calon skuter listrin nasional Gesits di kantor ESDM, Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, kini.co.id – KENDARAAN listrik, yakni sepeda motor dan mobil dengan tenaga listrik, akan segera diluncurkan dan resmi dapat digunakan di Indonesia. Draf Perpres kendaraan listrik ini akhirnya telah rampung di Kementerian Perindustrian. Demikian dijelaskan oleh Menteri Perindustrian Erlangga.

Draf Peraturan Presiden (Perpres) Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Untuk Transportasi Jalan, rampung dikaji Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan resmi diserahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman pada 15 Oktober 2018.

Sebelumnya pengamat kebijakan publik Agus Pambagio, juga sebagai salah satu tim perumusan Perpres kendaraan listrik menyebutkan, Perpres masih tertahan di Kemenperin. Namun beberapa hari kemudian, akhirnya kajiannya rampung dan berlanjut ke Kemenko Maritim.

Ini merupakan kabar yang sudah ditunggu-tunggu, dan jika begitu, bukan tidak mungkin Perpres bisa cepat dikeluarkan. Pasalnya kata Agus Pabagio, penerbitannya sudah sangat telat dan khawatir Indonesia makin tertinggal dari Thailand dan hanya menjadi pasar saja. Apalagi saat ini sudah ada kendaraan listrik lokal yang sudah dipasarkan seperti Viar Q1, dan ada lagi calon skuter listrik nasional buatan anak bangsa pertama, yang bakal diperkenalkan, Gesits.

Alasan Lama Tertahan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, dalam proses penyusunan Perpres kendaraan Listrik, diperlukan kajian, koordinasi, dan pembahasan yang intensif dengan melibatkan berbagai pihak. “Sehingga untuk mengharmonisasikan masukan-masukan yang ada, memang membutuhkan proses pembahasan yang cukup lama, memastikan arah kebijakan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya, mendukung tumbuhnya industri otomotif nasional,” ujar Putu dalam keterangan resminya, Rabu (17/10/2018).

Diskusi juga dilakukan bersama dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), serta Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).

Selain itu ada institusi independen seperti Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Institut Otomotif Indonesia (IOI). “Kami juga melakukan pembahasan dengan para peneliti, institusi pendidikan seperti LPEM UI dan ITB, serta pelaku industri lokal di antaranya Gesits, Molina, Apklibernas, dan MAB,” kata Putu.

Sebelumnya, lewat kesepakatan antar kementerian pada April 2018 lalu di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, pembahasan rancangan Perpres kendaraan listrik yang sebelumnya di Kementerian ESDM, dialihkan ke Kemenperin.

“Karena dalam draf Perpres masih terdapat pasal-pasal, khususnya yang terkait dengan Bab mengenai pengembangan industri, yang kami anggap belum sejalan dengan arah dan kebijakan industri otomotif nasional. Jadi perlu diselaraskan dengan peraturan dan perundangan yang mengaturnya,” kata Putu.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Otomotif Terkini Lainnya
Mobil - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:37 WIB

Dunia otomotif dihebohkan dengan kehadiran Toyota Supra

PARA pencinta mobil sport mungkin bakal ngiler melihat Toyota Supra yang baru. Belum lagi sirna kehebohan akan kehadiran Avanza terbaru, ...
Mobil - Senin, 14 Januari 2019 - 11:05 WIB

Mercy Indonesia hadirkan SUV bertenaga di Indonesia

MERCEDEZ Benz Distribution Indonesia (MBDI) memperkenalkan calon model baru, Mercedes-AMG G63 Edition 1, kepada media di Indonesia. Hari ini perusahaan ...
Mobil - Senin, 24 Desember 2018 - 18:14 WIB

Rush dan Voxy jadi model seksi Toyota di akhir 2018

PT Astra Toyota Motor selaku agen tunggal pemegang merek Toyota di Indonesia mengklaim, wholesales (penjualan pabrik ke dealer) pada Januari-November ...
Mobil - Rabu, 19 Desember 2018 - 19:17 WIB

Almaz, SUV produksi Wuling yang punya teknologi CVT

NAMA SUV Wuling diduga bernama Almaz. Informasi ini terkuak dari berbagai keterangan di internet yang bersumber dari data Informasi Nilai ...
Mobil - Selasa, 11 Desember 2018 - 23:57 WIB

Nissan Terra termurah, masih keren

NISSAN Terra ditawarkan dalam empat varian. Yang termurah 2.5 (4x2) MT berbanderol Rp 464 juta (on the road DKI Jakarta). ...
Mobil - Selasa, 4 Desember 2018 - 23:53 WIB

Perang Diskon Pajero Sport Cs Hingga Puluhan Juta

MENJELANG akhir tahun diskon model Sport Utility Vehicle (SUV) kelas menengah makin menggiurkan. Potongan harga untuk Pajero Sport dan para ...