Kamis, 18 Oktober 2018 | 22.28 WIB
KiniNEWS>Otomotif>Mobil>Mobil Fin Komodo, mungkin akan diluncurkan sebagai produk nasional

Mobil Fin Komodo, mungkin akan diluncurkan sebagai produk nasional

Sabtu, 6 Oktober 2018 - 15:38 WIB

IMG-122

Presiden Joko Widodo memperhatikan produk mobil nasional Fin Komodo, dalam sebuah peluncuran mobil, akhir pekan ini (6/10/2018).

JAKARTA, kini.co.id – Kuatnya desakan terhadap mobil produk dalam negeri, seperti Esemka, membuat kalangan produsen otomotif bekerja keras. Kemungkinan mobil Fin Komodo akan diluncurkan Presiden Jokowi sebagai mobil nasional.

Cerita mobil Esemka, kemudian berlanjut ke mobil perdesaan AMMDes PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI), membuat citra pemerintah di era Joko Widodo cukup lekat dengan produk dalam negeri.

Namun kemudian apa kabarnya untuk produsen otomotif nasional (mobnas) lainnya seperti PT. Fin Komodo Teknologi? Apakah Presiden Republik Indonesia bakal menaruh perhatiannya, dan berusaha memberikan dukungan buat produk anak bangsa ini?

Direktur Pemasaran Fin Komodo Dewa Yuniardi mengatakan, sebelumnya produk prototipe miliknya berukuran mesin 1.000cc, yang sedang digarap bersama dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI, sudah pernah dilihat oleh Presiden Joko Widodo, sekitar dua tahun yang lalu.

Namun Dewa pesimistis orang nomor satu di Indonesia itu tertarik. Jadi masih ada keraguan, apakah nantinya Presiden akan ikut meluncurkan model prototipe miliknya, ketika sudah siap dipasarkan. Tentu saja apabila terpilih kembali.

“Kelihatannya belum ada ketertarikan, entah mungkin masih sibuk memikirkan yang lain atau bagaimana. Sampai saat ini belum ada belum ada omongan lanjutan,” tutur Dewa kepada wartawan, kemarin (5/10/2018).

“Namun malah pihak Menteri Pertahanan yang tertarik sudah menghubungi saya, mau beli produk yang 250cc,” ujar Dewa. Fin Komodo sendiri sebelumnya tergabung di dalam Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asianusa), dengan tujuh anggota lainnya. Namun sampai saat ini, hanya Fin Komodo yang berhasil bertahan, sementara perusahaan nasional lainnya tumbang.

Kriteria anggota Asianusa yaitu konsep perancangan, analisis perancangan, pemilik perusahaan, manufaktur, dan perakitan dilakukan oleh orang Indonesia. Asianusa terbentuk pada 2010, para anggotanya mengembangkan produk di bawah 1.000cc dengan model kendaraan pedesaan.

“Lalu kami berharap juga dengan satu komando dari Presiden Jokowi, yang menginstruksikan kepada seluruh lembaga di bawahnya untuk membeli produk nasional, termasuk Fin Komodo. Ini bisa membuka pasar pasti buat anak bangsa, buat bisa mandiri dan berkembang,” ucap Dewa.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Otomotif Terkini Lainnya
Motor - Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:43 WIB

Kendaraan listrik segera dipasarkan di Indonesia

KENDARAAN listrik, yakni sepeda motor dan mobil dengan tenaga listrik, akan segera diluncurkan dan resmi dapat digunakan di Indonesia. Draf ...
Mobil - Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:20 WIB

Mengenal fitur Honda HRV 1.8L Prestige 2018

CROSSOVER berdimensi ringkas sedang digandrungi di dunia, tak kecuali Indonesia. Salah satu mobil terlarisnya, Honda HR-V. Mobil ini memikat tidak ...
Mobil - Selasa, 16 Oktober 2018 - 01:14 WIB

Ini sepuluh mobil terlaris di Indonesia pada semester 1 2018

MENINGKATNYA kebutuhan akan kendaraan dan mudahnya persyaratan dalam pembelian mobil, membuat penjualan mobil mengalami peningkatan. Peningkatan ini didominasi oleh pabrikan ...
Motor - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 19:52 WIB

Iih....keren, lihat fitur baru di Yamaha R25Yamaha R25 generasi terbaru, resmi meluncur. Harganya mulai Rp 58,6 juta (OTR Jakarta). Walau ...
Mobil - Jumat, 12 Oktober 2018 - 23:36 WIB

Melirik Toyota C-HR SUV di 2019 yang semakin menggoda

BAIK tampilan, maupun harganya, menurut informasi dari pabrikan Toyota di Jepang, jenis mobil yang disukai oleh pecinta mobil zaman now ...
Mobil - Kamis, 11 Oktober 2018 - 22:06 WIB

Avanza terbaru segera diluncurkan, ini penampakannya

TOYOTA sedang menyiapkan model terbaru mobil keluarga, Avanza. Meski belum diumumkan secara resmi oleh pabrikan, namun gambar rekaannya beredar di ...