Selasa, 22 Agustus 2017 | 00.37 WIB
KiniNEWS>Otomotif>Motor>Siswa SMKN 1 Ngawen Ciptakan Alat Cegah Motor Hidup Bagi Yang Tidak Memiliki SIM

Siswa SMKN 1 Ngawen Ciptakan Alat Cegah Motor Hidup Bagi Yang Tidak Memiliki SIM

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 12 Januari 2017 - 13:11 WIB

IMG-37

Beberapa siswa SMKN 1 Ngawen saat lakukan uji coba alat Safety Riding Kit S2-HK. (Ist)

Yogyakarta, kini.co.id – Para guru dan siswa SMKN 1 Ngawen berhasil ciptakan alat yang bisa mencegah mesin sepeda motor hidup jika penggunanya tidak membawa SIM dan STNK serta tidak menggunakan helm. Alat ini bernama Saftey Riding Kit S2-HK.

Dengan alat ini, sepeda motor baru akan hidup jika pengguna memiliki dan membawa SIM, STNK dan menggunakan helm.

Cara kerja alat ini cukup sederhana yaitu pengguna harus menempelkan SIM dan STNK pada alat yang telah dipasang tersebut di bagian tertentu dari motor serta memasang tali pengaman helm dengan benar.

Jika salah satu saja dari perangkat tersebut tidak lengkap, maka Anda jangan berharap bisa mengendarai ataupun menghidupkan motor.

Alat ini sengaja diciptakan karena para siswa dan guru merasa prihatin dengan banyaknya kasus kecelakaan terhadap pelajar atau anak di bawah umur yang sering terjadi yang bahkan menyebabkan kematian, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Taufik Kalfin Ashari (16), salah seorang siswa yang ikut membuat alat tersebut menjelaskan ide awal pembuatan alat ini karena dalam 10 tahun terakhir banyak kasus kecelakaan yang melibatkan siswa SMKN 1 Ngawen yang dikarenakan mereka belum cukup matang dalam membawa sepeda motor, salah satu indikatornya tidak memiliki SIM.

Selain itu, kecelakaan berakibat fatal terjadi karena siswa tidak menggunakan helm saat mengendarai motor.

“Ide awalnya karena prihatin melihat banyaknya kasus kecelakaan,” ungkap Taufik, Rabu (11/1/2017).

Bersama guru pembimbing mereka lalu mengembangkan alat pengaman bagi pengendara sepeda motor hingga terciptalah Safety Riding Kit S2-HK tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Otomotif Terkini Lainnya
Audi A3 Hanya Hadirkan Mesin Mungil ke Indonesia
Mobil - Rabu, 16 Agustus 2017 - 23:36 WIB

Audi A3 Hanya Hadirkan Mesin Mungil ke Indonesia

Distributor tunggal merk Audi di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor meluncurkan A3 terbaru setelah tidak hadir ke Indonesia sejak generasi ...
GIIAS 2017: Tata Motors Terima 20 Pesanan Truk
Mobil - Rabu, 16 Agustus 2017 - 22:55 WIB

GIIAS 2017: Tata Motors Terima 20 Pesanan Truk

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku agen pemegang merek Tata Motors Indonesia mencatat puluhan pesanan, 20 pesanan diantaranya adalah untuk ...
Empat Hari di GIIAS 2017, Expander Terjual 1.427 Unit
Mobil - Senin, 14 Agustus 2017 - 18:03 WIB

Empat Hari di GIIAS 2017, Expander Terjual 1.427 Unit

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha (MMKY), menyebutkan varian terbaru XPander sejak pertama diluncurkan di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto ...
Mengaspal di Medan, XPander Sasar Target 750 Unit Per Bulan
Mobil - Sabtu, 12 Agustus 2017 - 15:58 WIB

Mengaspal di Medan, XPander Sasar Target 750 Unit Per Bulan

Setelah diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 ICE BsD, Tangerang. Varian andalan baru Mitsbushi XPander, mulai ...
Dibandrol Rp995 Juta, Tersisa 10 Unit
Mobil - Jumat, 11 Agustus 2017 - 15:35 WIB

Dibandrol Rp995 Juta, Tersisa 10 Unit

PT Honda Prospect Motor (HPM) yang menghadirkan jenis mobil Civic Type R dengan kapasitas mesin 2.000 cc plus turbo di ...
JK Tertarik Varian Hybrid Keluaran Toyota
Mobil - Jumat, 11 Agustus 2017 - 15:03 WIB

JK Tertarik Varian Hybrid Keluaran Toyota

Tiga varian baru keluaran Toyota, yakni C-HR, Voxy dan Fortuner TRD Sportivo yang dipajang pada pameran otomotiv Gaikindo Indonesia International ...