Minggu, 22 Oktober 2017 | 13.20 WIB
KiniNEWS>Otomotif>Motor>Siswa SMKN 1 Ngawen Ciptakan Alat Cegah Motor Hidup Bagi Yang Tidak Memiliki SIM

Siswa SMKN 1 Ngawen Ciptakan Alat Cegah Motor Hidup Bagi Yang Tidak Memiliki SIM

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 12 Januari 2017 - 13:11 WIB

IMG-37

Beberapa siswa SMKN 1 Ngawen saat lakukan uji coba alat Safety Riding Kit S2-HK. (Ist)

Yogyakarta, kini.co.id – Para guru dan siswa SMKN 1 Ngawen berhasil ciptakan alat yang bisa mencegah mesin sepeda motor hidup jika penggunanya tidak membawa SIM dan STNK serta tidak menggunakan helm. Alat ini bernama Saftey Riding Kit S2-HK.

Dengan alat ini, sepeda motor baru akan hidup jika pengguna memiliki dan membawa SIM, STNK dan menggunakan helm.

Cara kerja alat ini cukup sederhana yaitu pengguna harus menempelkan SIM dan STNK pada alat yang telah dipasang tersebut di bagian tertentu dari motor serta memasang tali pengaman helm dengan benar.

Jika salah satu saja dari perangkat tersebut tidak lengkap, maka Anda jangan berharap bisa mengendarai ataupun menghidupkan motor.

Alat ini sengaja diciptakan karena para siswa dan guru merasa prihatin dengan banyaknya kasus kecelakaan terhadap pelajar atau anak di bawah umur yang sering terjadi yang bahkan menyebabkan kematian, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Taufik Kalfin Ashari (16), salah seorang siswa yang ikut membuat alat tersebut menjelaskan ide awal pembuatan alat ini karena dalam 10 tahun terakhir banyak kasus kecelakaan yang melibatkan siswa SMKN 1 Ngawen yang dikarenakan mereka belum cukup matang dalam membawa sepeda motor, salah satu indikatornya tidak memiliki SIM.

Selain itu, kecelakaan berakibat fatal terjadi karena siswa tidak menggunakan helm saat mengendarai motor.

“Ide awalnya karena prihatin melihat banyaknya kasus kecelakaan,” ungkap Taufik, Rabu (11/1/2017).

Bersama guru pembimbing mereka lalu mengembangkan alat pengaman bagi pengendara sepeda motor hingga terciptalah Safety Riding Kit S2-HK tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Otomotif Terkini Lainnya
Wuling motors buka jaringan diler terpadu di Surabaya dan Manado
Mobil - Jumat, 22 September 2017 - 15:38 WIB

Wuling motors buka jaringan diler terpadu di Surabaya dan Manado

Wuling Motors resmi membuka sejumlah jaringan diler terpadu yang berlokasi di titik-titik strategis di wilayah Surabaya dan Manado.Di Surabaya, Wuling ...
Mitsubishi Xpander targetkan 25 persen kuasai pasar Sumut
Mobil - Rabu, 13 September 2017 - 23:04 WIB

Mitsubishi Xpander targetkan 25 persen kuasai pasar Sumut

Besarnya potensi pasar serta tingginya pengguna small MPV di wilayah Sumatara Utara menjadi incaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales ...
Mercedes- Benz Axor hadir di Mining Indonesia 2017
Mobil - Rabu, 13 September 2017 - 21:30 WIB

Mercedes- Benz Axor hadir di Mining Indonesia 2017

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDINA) ikut ambil bagian dalam pameran perlengkapan pertambangan terbesar di Asia, Mining Indonesia 2017 yang berlangsung ...
Audi A3 Hanya Hadirkan Mesin Mungil ke Indonesia
Mobil - Rabu, 16 Agustus 2017 - 23:36 WIB

Audi A3 Hanya Hadirkan Mesin Mungil ke Indonesia

Distributor tunggal merk Audi di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor meluncurkan A3 terbaru setelah tidak hadir ke Indonesia sejak generasi ...
GIIAS 2017: Tata Motors Terima 20 Pesanan Truk
Mobil - Rabu, 16 Agustus 2017 - 22:55 WIB

GIIAS 2017: Tata Motors Terima 20 Pesanan Truk

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku agen pemegang merek Tata Motors Indonesia mencatat puluhan pesanan, 20 pesanan diantaranya adalah untuk ...
Empat Hari di GIIAS 2017, Expander Terjual 1.427 Unit
Mobil - Senin, 14 Agustus 2017 - 18:03 WIB

Empat Hari di GIIAS 2017, Expander Terjual 1.427 Unit

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha (MMKY), menyebutkan varian terbaru XPander sejak pertama diluncurkan di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto ...